footerwidget1

Magetan

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Pariwisata Magetan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata Magetan. Tampilkan semua postingan

Candi Sadon situs sejarah Kota Magetan

Written By Nugie Aloisio Dimitri on Senin, 20 Februari 2012 | 10.21

Candi Sadon terletak di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di sebelah jalan raya Magetan – Panekan.

Walaupun nama candi tersebut adalah Candi Sadon, sesuai dengan nama dusun tempatnya berada, namun masyarakat setempat lebih mengenalnya dengan nama Candi Reog, karena di reruntuhan Candi Sadon terdapat Kalamakara, arca raksasa Kala yang wajahnya mirip dengan kepala harimau pada ‘dhadhakmerak’. Dhadhakmerak adalah topeng kepala harimau dengan hiasan susunan bulumerak disekelilingnya. Topeng ini merupakan atribut tokoh Singabarong dalam kesenian reog. Topeng dhadak merak yang berat keseluruhannya antara 30-40 kg tersebut biasanya dikenakan oleh penari Singabarong.

Tidak banyak informasi yang didapat mengenai Candi Reog, walaupun bangunan kuno ini telah ditetapkan sebagai situs suaka purbakala. Konon candi ini merupakan peninggalan Raja Airlangga, namun tidak diketahui kapan tepatnya dan untuk apa candi tersebut dibangun. Upaya pemugaran terhadap candi ini tampaknya belum pernah dilakukan, melihat kondisinya yang tinggal berupa kumpulan batu reruntuhan.
Pada tahun 1966, batu-batu reruntuhan candi tersebut diobrak-abrik dan dirusak oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Pada tahun 1969, dengan dipelopori oleh Sutaryono, yang pada waktu itu menjabat sebagai Kepala Pembinaan kebudayaan Kabupaten Magetan, diadakan penataan kembali batu-batu reruntuhan Candi Sadon. Di antara reruntuhan peninggalan bersejarah tersebut terdapat arca Kalamakara, arca naga, batu bergambar binatang, bekas umpak, yoni, dan batu yang merupakan bagian sudut candi.
Di samping itu, di areal tersebut juga didapati tiga batu bertulis. Menurut penuturan Sarnu dari Dinas Sejarah dan Purbakala Kabupaten Magetan, tulisan di ketiga batu tersebut berbunyi A-PA PA-KA-LA, SA DA PA KRA-MA dan BA DA SRI-PA SA-BA DA-HA-LA. Dari tulisannya yang berbentuk balok atau kwadrat, diperkirakan bahwa batu bertulis tersebut berasal dari masa yang sama dengan prasasti yang diketemukan di Dusun Pledokan, Kediri, Jawa Timur.
Di sebelah timur kompleks candi Sadon, tepatnya di depan pemakaman desa, terdapat candi kecil bernama Candi Reca Sapi (arca sapi). Ukuran candi ini sangat kecil, jauh lebih kecil dibandingkan dengan kebanyakan candi yang terdapat di Jawa Timur. Candi yang diperkirakan merupakan candi Hindu tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1971 oleh Sudiro, penduduk setempat. Ketika diketemukan, candi tersebut tertutup rumpun bambu.
Candi Reca Sapi terdiri atas lima arca, yaitu Reca Kandang, Reca Pakan ( tempat makanan sapi), Reca Omben (tempat minum sapi), Reca Capil (arca topi gembala sapi) dan Reca Cagak (tonggak tempat menambatkan tali pengikat sapi). Kelima arca tersebut diyakini sebagai perwujudan sapi dan perlengkapan menggembala milik Dadhung Awuk atau Maesadanu, tokoh penggembala dalam legenda setempat.

Sentra Kerajinan Kulit Magetan

Written By Nugie Aloisio Dimitri on Sabtu, 18 Februari 2012 | 23.55

Kerajinan kulit ini merupakan produk unggulan kota Magetan yang sejak dulu menjadi komoditi potensial di bidang kepariwisataan. bagi anda yang kebetulan sedang berwisata di daerah eks. karesidenan madiun, daerah pawitandirogo (pacitan, ngawi, magetan, madiun, ponorogo), silahkan mampir di sentra penjualan kerajinan kulit magetan di jl.Sawo, +- 1 km arah barat pusat kota magetan. bagi anda yang backpacker...silahkan menyusuri pasar baru Magetan, di tengah tengah kota magetan, atau menyusuri jl.Imam bonjol, atau silahkan hunting di gang gang atau kampung kampung daerah sekitar kauman atau selosari, maka anda akan temui banyak sekali showroom pengrajin kulit, yang harganya tentu lebih murah daripada harga di sentra jl.sawo yang memasang fixed price harga wisatawan...

Kerajinan kulit yang kami tawarkan di blog ini kami pesan langsung dari pengrajin kulit di Magetan, sehingga harganya cukup bersaing dengan kualitas yang tak kalah dengan produk kulit impor yang dijual di mal mal besar, yang berharga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.
pesanan anda akan kami konfirmasikan ketersediaannya di pengrajin kami, kalau tidak tersedia, maka pengrajin kami akan membuatnya dengan lama waktu pengerjaan maksimal 1 minggu. ditambah dengan maksimal 1 minggu untuk lama pengiriman dari Magetan, jawa timur, ke alamat anda.

Telaga sarangan

Pemandangan Telaga Sarangan akan memanjakan mata, karena Anda dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau Sidoramping di sekitar Gunung Lawu yang menjulang tinggi. Ditambah lagi dengan air telaga yang tenang dan menjadi cermin dari pegunungan dan gunung di sekelilingnya. Memandangi deretan pegunungan dan gunung di sini juga membuat perasaan lebih tenang dan damai ditambah dengan udara sejuk pegunungan dengan suhu sekitar 18-23 derajat Celcius. Udara sejuk pegunungan bisa Anda nikmati karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut.

Telaga ini merupakan andalan wisata di Kabupaten Magetan. Telaga ini selalu menjadi favorit wisatawan yang datang ke Magetan. Telaga yang dikenal dengan sebutan Telaga Pasir ini memiliki tawaran yang menarik bagi anda para wisatawan, Anda dapat menikmati pemandangan alam yang masih murni dan udara yang sejuk. Telaga Pasir Sarangan yang mempunyai luas ± 30 Ha dengan kedalaman 28 meter

Telaga ini memiliki fasilitas yang dapat membuat liburan Anda tak terlupakan, yaitu dengan 42 hotel mulai kelas Melati 1 hingga Bintang 1 dan 18 pondok wisata, selain itu masyarakat sekitar juga menyediakan boat untuk keliling telaga dan kuda

Setelah puas berkeliling, Anda dapat memesan sate kelinci dan lontong yang banyak ditawarkan di sekeliling telaga ini. Sate yang jarang ditemui di daerah lain ini layak Anda coba, karena dengan daging yang lembut dan empuk dapat membuat Anda ketagihan.  Makanan lain yang dapat dinikmati di sini adalah nasi pecel. Daerah Sarangan bertetangga dengan Kota Madiun yang terkenal dengan bumbu dan sambal pecel. Pecel ini menjadi istimewa karena bumbu kacangnya yang nikmat ditambah aneka gorengan sebagai pelengkapnya.

Setelah puas berwisata di Telaga Sarangan, sebelum kembali Anda dapat berbelanja oleh-oleh dan cinderamata dari Telaga Sarangan. Anda dapat membeli tas, kaos atau kerajinan tangan lain yang merupakan hasil karya dari masyarakat sekitar.

Telaga Sarangan yang indah sangat cocok untuk liburan Anda bersama keluarga. Selamat menikmati liburan Anda di Telaga Sarangan, wisata alam yang indah dan mempesona!

Peta Lokasi Telaga Sarangan
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sumber Berita Magetan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger